Salah satunya jika kita membaca Bacaan Doa Ketika Masuk dan Meninggalkan Kota Madinah Munawarah niscaya ketenangan dan bemantapan akan selalui ada pada kita.Berdoa sendiri merupakan sunah hukumnya yang diajarkan oleh NABI dan bisa menjadi wajib jika perkara yang kita kerjakan adalah perkara yang diperintahkan dengan wajib pula hukumnya.Kajian fiqih dan hikmah sendiri banyak membahas mengenai manfaat doa sendiri dari segi yang berbeda-beda. Dan tiap orang mungkin tidak akan sama dalam memperoleh kemanfaatanya sesuai dengan keikhlasan mereka masing-masing.
Ajarkan anak kita untuk berdoa setiap saat dan dimanapun kita berada, jika doa yang akan diajarkan belum hafal bisa liat dan hafalkan doa-doanya disini.Dan berikut detail doanya:
Doa Ketika Masuk Kota Madinah - Kota Madinah Munawarah adalah kota suci kedua yang paling utama untuk dikunjungi umat Islam setelah Mekah. Di sanalah terletak Masjid Nabawi yang didirikan tahun 622 M atau tahun pertama hijriah, setelah Nabi Shallallahu ‘alaihi wassallam hijrah dari Mekah ke Madinah.
Kota Madinah secara geografis terletak antara 39″ – 40″BT dan 24″ – 25″ LU. Permukaan kota rata dan dikelilingi bukit-bukit, tinggi daratan kota ini adalah kira-kira 600 meter dari permukaan air laut. madinah merupakan kota yang subur dan mudah didapat air karena pada zaman dahulu merupakan oase besar yang ada ditengah-tengah padang pasir.
Rasulullah menjadikan kota ini sebagai tempat tinggalnya hingga beliau wafat, Rasulullah pula yang mengganti nama Yastrib menjadi al-Madinah al Munawarah yang mempunyai arti kota yang mendapat cahaya ataunama lainnya yaitu Madinan an-Nabi yang artinya kota nabi.
Itulah sejarah singkat mengenai kota Madinah dan Sekarang tiba saatnya admin akan membagkan Bacaan Doa Ketika Masuk dan Meninggalkan Kota Madinah Munawarah. Berikut ini Doanya :
اَللَّھُمَّ ھَذَا حَرَمُ رَسُوْلِكَ فَاجْعَلْه وِقَايَةً مِنَ النَّارِ وَأَمَانَةً مِنَ الْعَذَ ابِ وَسُوْءِ الْحِسَابِ
“Ya Allāh, negeri ini adalah tanah ḥaram Rasul-Mu Muḥammad `, maka jadikanlah penjaga bagiku dari neraka, aman dari siksa dan buruknya ḥisab.
اَللَّھُمَّ صَل عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَلاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَھْد بِنَبِیِّكَ وَحُطَّ أَوْزَارِيْ بِزِيَارَتِهِ وَأَصْحِبْنِيْ فِيْ سَفَرِى السَّلاَمَةَ وَيَسِّرْ رُجُوْعِيْ إِلَى أَھْلى وَوَطَنِيْ سَالِمًا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِیْنَ
“Ya Allāh limpahkanlah raḥmat, ṣalawat dan salam kepada Nabi Muḥammad ` dan keluarganya dan janganlah menjadikan kunjungan ini sebagai kunjungan akhir kedatanganku kepada Nabi-Mu,
hapuskanlah segala dosaku dengan menziarahinya dan sertakan keselamatan dalam perjalananku serta mudahkanlah kepulanganku ini menuju keluargaku dan tanah airku, dengan selamat,
wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih.”
Kota Madinah yang penuh berkah ini telah dimuliakan oleh Allâh Azza wa Jalla dan diberi berbagai keutamaan. Allâh Azza wa Jalla menjadikannya sebagai tempat terbaik setelah Mekah. Yang menunjukkan keutamaan Mekah atas Madinah yaitu sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam diusir dari Mekah dan hijrah menuju Madinah. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Mekah:
Hadist-Hadits yang menunjukkan keutamaan kota Madinah sangat banyak. Apa yang disebutkan hanya beberapa hadits saja yang terdapat dalam Shahîh al-Bukhâri dan Shahîh Muslim atau salah satu dari mereka. Sekian semoga paparan ini bermanfaat.
0 komentar:
Posting Komentar