Rabu, 27 Desember 2017

Kajian Bacaan Doa Memohon Kelurusan dalam Suatu Perkara dan Berlindung dari Keburukan Diri

Sobat Doa yang selalu dirahmati Allah SWT, marilah mulai sesuatu hal sekecil apapun dengan berdoa terlebih dahulu. Dengan doa kita akan mendapatkan banyak kemudahan dan dijauhkan dari segala bal'a yang ada dan tidak hanya itu saja pekerjaan kita akan selau dicatat oleh malaikat-malaikat-NYA dengan nilai ibadan yang sesuai anjuran agama.Tidak hanya itu dengan berdoa kita bisa menjadi lebih tenang dan mengajarkan kepada kita untuk pasrah dan menyerahkan hasilnya kepada-NYA. Nilai kandungan doa itu sendiri sungguh banyak dari berbagai fadilah serta manfaatnya dapat kita buktikan sendiri.

Salah satunya jika kita membaca Kajian Bacaan Doa Memohon Kelurusan dalam Suatu Perkara dan Berlindung dari Keburukan Diri niscaya ketenangan dan bemantapan akan selalui ada pada kita.Berdoa sendiri merupakan sunah hukumnya yang diajarkan oleh NABI dan bisa menjadi wajib jika perkara yang kita kerjakan adalah perkara yang diperintahkan dengan wajib pula hukumnya.Kajian fiqih dan hikmah sendiri banyak membahas mengenai manfaat doa sendiri dari segi yang berbeda-beda. Dan tiap orang mungkin tidak akan sama dalam memperoleh kemanfaatanya sesuai dengan keikhlasan mereka masing-masing.

Ajarkan anak kita untuk berdoa setiap saat dan dimanapun kita berada, jika doa yang akan diajarkan belum hafal bisa liat dan hafalkan doa-doanya disini.Dan berikut detail doanya:


Doa merupakan ibadah. Berdoa juga merupakan salah satu cara kita memohon kepada Allah Swt. Allah Swt. menyuruh kita untuk berdoa dan niscaya doa yang kita panjatkan akan dikabulkan-Nya. Selain itu, Allah Swt. berfirman,

”Sesungguhnya orang-orang yang sombong terhadap menyembah-Ku, mereka nanti akan masuk ke dalam neraka Jahanam dalam keadaan terhina.” (Q.S. Al Mukmin: 60).

Supaya kita tidak termasuk orang yang sombong terhadap Allah Swt. Kita harus bermohon kepada Allah Swt dari sifat sombong tersebut. Sebab sombong adalah salah satu sifat tercela dan sifat setan. Rasulullah Saw mewariskan doa supaya kita dilindungi dari keburukan diri. Sebagaimana bacaan doa Rasulullah Saw, melalui sabda Beliau,


حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَعَبْدُ الصَّمَدِ، قَالَا: حَدَّثَنَا حَمَّادٌ. قَالَ رَوْحٌ: قال: قَالَ: أَخْبَرَنَا الْجُرَيْرِيُّ، عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاصِ، وَامْرَأَةٍ مِنْ قَيْسٍ أَنَّهُمَا سَمِعَا النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ أَحَدُهُمَا سَمِعْتُهُ يَقُولُ: ” اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَخَطَئِي وَعَمْدِي “، وقَالَ الْآخَرُ: سَمِعْتُهُ يَقُولُ: ” اللَّهُمَّ أَسْتَهْدِيكَ لِأَرْشَدِ أَمْرِي، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي

"Telah menceritakan kepada kami Rauh dan ‘Abdush Shamad, keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami Hammaad, Rauh berkata, Hammaad berkata, telah mengkhabarkan kepada kami Al-Jurairiy, dari Abul ‘Alaa’, dari ‘Utsmaan bin Abul ‘Aash -radhiyallaahu ‘anhu- dan seorang wanita dari Qais, bahwasanya keduanya mendengar Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam, salah satu dari keduanya berkata, aku mendengar beliau berdo’a, 

“Allaahummagh firliy dzanbiy wa khatha’iy wa ‘amdiy (Ya Allah, ampunilah dosaku, kekeliruanku dan kesengajaanku).” Dan berkata yang lainnya, aku mendengar beliau berdo’a, “Allaahumma astahdiika li arsyadi amriy, wa a’udzuubika min syarri nafsiy 

(Ya Allah, aku memohon petunjukMu kepada perkaraku yang lurus, dan aku berlindung kepadaMu dari keburukan diriku).”

[Musnad Ahmad no. 15835, 17447][15] Diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi Syaibah (Al-Mushannaf no. 29885); Ibnu Hibbaan (Shahiih Ibnu Hibbaan no. 901); Ath-Thabaraaniy (Mu’jam Al-Kabiir no. 8369; Ad-Du’aa’ no. 1392).

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kajian Bacaan Doa Memohon Kelurusan dalam Suatu Perkara dan Berlindung dari Keburukan Diri

0 komentar:

Posting Komentar