Sabtu, 30 Desember 2017

Kajian Bacaan Doa Nabi Memohon Perlindungan dari Kefaqiran, Kehinaan dan Kezhaliman

Sobat Doa yang selalu dirahmati Allah SWT, marilah mulai sesuatu hal sekecil apapun dengan berdoa terlebih dahulu. Dengan doa kita akan mendapatkan banyak kemudahan dan dijauhkan dari segala bal'a yang ada dan tidak hanya itu saja pekerjaan kita akan selau dicatat oleh malaikat-malaikat-NYA dengan nilai ibadan yang sesuai anjuran agama.Tidak hanya itu dengan berdoa kita bisa menjadi lebih tenang dan mengajarkan kepada kita untuk pasrah dan menyerahkan hasilnya kepada-NYA. Nilai kandungan doa itu sendiri sungguh banyak dari berbagai fadilah serta manfaatnya dapat kita buktikan sendiri.

Salah satunya jika kita membaca Kajian Bacaan Doa Nabi Memohon Perlindungan dari Kefaqiran, Kehinaan dan Kezhaliman niscaya ketenangan dan bemantapan akan selalui ada pada kita.Berdoa sendiri merupakan sunah hukumnya yang diajarkan oleh NABI dan bisa menjadi wajib jika perkara yang kita kerjakan adalah perkara yang diperintahkan dengan wajib pula hukumnya.Kajian fiqih dan hikmah sendiri banyak membahas mengenai manfaat doa sendiri dari segi yang berbeda-beda. Dan tiap orang mungkin tidak akan sama dalam memperoleh kemanfaatanya sesuai dengan keikhlasan mereka masing-masing.

Ajarkan anak kita untuk berdoa setiap saat dan dimanapun kita berada, jika doa yang akan diajarkan belum hafal bisa liat dan hafalkan doa-doanya disini.Dan berikut detail doanya:


Doa merupakan ibadah. Berdoa juga merupakan salah satu cara kita memohon kepada Allah Swt. Allah Swt. menyuruh kita untuk berdoa dan niscaya doa yang kita panjatkan akan dikabulkan-Nya. Selain itu, Allah Swt. berfirman,

”Sesungguhnya orang-orang yang sombong terhadap menyembah-Ku, mereka nanti akan masuk ke dalam neraka Jahanam dalam keadaan terhina.” (Q.S. Al Mukmin: 60).

Supaya kita tidak termasuk orang yang sombong terhadap Allah Swt. Kita harus bermohon kepada Allah Swt dari sifat sombong tersebut. Sebab sombong adalah salah satu sifat tercela dan sifat setan. Rasulullah Saw mewariskan doa supaya kita dilindungi dari kefaqiran, kehinaan dan kezhaliman. Sebagaimana bacaan doa Rasulullah Saw, melalui sabda Beliau,



حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ: ” اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْقِلَّةِ وَالذِّلَّةِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ

Telah menceritakan kepada kami Muusaa, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Hammaad -yakni Ibnu Salamah-, dari Ishaaq bin ‘Abdillaah bin Abu Thalhah, dari Sa’iid bin Yasaar, dari Abu Hurairah, dahulu Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah berdo’a, 

“Allaahumma inniy a’uudzubika minal faqri wal qillati wadz dzillati, wa a’uudzubika an azhlima aw uzhlama 

(Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kefaqiran, kekurangan dan kehinaan, dan aku berlindung kepadaMu dari menzhalimi atau dizhalimi).”

[Al-Adabul Mufrad no. 678][10] Diriwayatkan pula oleh Abu Daawud (Sunan no. 1544); An-Nasaa’iy (Sunan Ash-Shughraa no. 5460; Al-Kubraa no. 7844); Ibnu Maajah (Sunan no. 3842); Ahmad (Musnad no. 7992); Al-Haakim (Al-Mustadrak 1/540).

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kajian Bacaan Doa Nabi Memohon Perlindungan dari Kefaqiran, Kehinaan dan Kezhaliman

0 komentar:

Posting Komentar